Archive

Posts Tagged ‘Pemain Lokal’

Profil dan Sejarah Persipura Jayapura

September 4th, 2010 No comments

Persipura (Persatuan Sepak bola Indonesia Jayapura) adalah klub sepakbola yang berasal dan bermarkas di Jayapura, Papua. Persipura didirikan pada tahun 1950, merupakan salah satu klub tua di Indonesia. Persipura mempunyai julukan Mutiara Hitam. Sejak tahun 2000 prestasi Persipura di kompetisi Indonesia semakin menanjak, Persipura menjadi tim yang performanya konsisten dari musim ke musim. Mengandalkan banyak pemain lokal dan pemain muda asal Papua.

Persipura menjadi salah satu tim yang paling banyak menjurai Liga Super (Liga Indonesia) bersama Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Persipura meraih gelar juara pertamanya pada musim 2005 dan 2008/2009. Dalam perjalannya sebelum kini menjadi tim kuat di level tertinggi kompetisi sepak bola nasional, prestasi Persipura awalnya sejak berdiri pada 1950 turun naik dan bahkan cenderung tidak tampak. Perspura bahkan sempat terdegradasi ke divisi 2 dan menjadi juara divisi 2 liga Indonesia pada tahun dua kali juara pada musim 1979 dan 1993. Read more…

Anak SMP Indonesia dan Anak SMP Eropa dalam Sepak Bola

August 26th, 2010 5 comments

Anak SMP di Indonesia dengan Anak SMP di Eropa berbeda dalam bidang sepak bola. Jika Anak SMP atau seumuran SMP di Eropa banyak yang sudah menunjukan bakatnya menjadi calon bintang, maka Anak SMP di Indonesia nasibnya berbeda. Jika Messi dan Bojan dari Barcelona sudah diplot menjadi calon bintang sejak umur SMP, maka siapa Anak SMP di Indonesia kini yang bisa menyamainya? Hmm… mungkin akan ada jawaban : kan di Indonesia tidak ada Barcelona, Tidak ada Arsene Wenger seperti di Arsenal (Inggris) atau tidak ada Ajax Amsterdam seperti di Belanda, dan yang pasti ini Indonesia bukan Brazil atau Argentina.

Ya, begitulah. Faktanya inilah Indonesia. Dimana bakat-bakat anak muda terutama seumuran Anak SMP (12-15 tahun) tidak terangkat ke permukaaan, saya berkeyakinan bahwa banyak anak-anak muda belia yang duduk dibangku SMP di Indonesia atau anak seumuran SMP atau bahkan SD yang berpotensi menjadi superstar. Tapi, mereka tidak memiliki kesempatan atau bahkan tidak diberi kesempatan. Mereka (anak usia SMP) hanya bisa bermain di lapangan kampung yang tidak pasti apakah lapangannya akan tetap menjadi lapangan di kemudian hari atau tergusur menjadi pasar, perumahan dll.

Read more…